ANALISIS CEMARAN MIKROBA DAN NILAI pH DAGING AYAM BROILER DI PASAR TRADISIONAL LAKESSI KOTA PAREPARE

Irmayani Irmayani, Rasbawati Rasbawati, Intan Dwi Novieta, Nurliani Nurliani

Abstract


Daging ayam broiler tersedia cukup banyak terutama di Pasar Tradisional. Sayangnya, jenis daging ini sangat mudah terkontaminasi oleh mikroba yang mengakibatkan daging mudah rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cemaran mikroba dan nilai pH daging ayam broiler yang dijual di pasar tradisional Lakessi Kota Parepare. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan pengambilan sampel sebanyak 3 kali dari 6 pedagang. Komponen pengamatan yang diamati adalah total mikroba dan nilai pH. Hasil penelitian menunjukkan total mikroba berpengaruh sangat nyata (P<0,01) rata-rata nilai total mikroba daging ayam broiler adalah 6x107. Nilai pH hasil penelitian tidak berpengaruh nyata (P>0,05), rata-rata nilai pH daging ayam broiler di pasar tradisional parepare adalah 6,0. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata total mikroba daging ayam broiler di pasar tradisional kota parepare di atas standar Nasional Indonesia (SNI 7388:2009) yaitu 1,x106 CFU/gr. Sedangkan Nilai pH daging ayam broiler sudah sesuai dengan SNI.

Keywords


cemaran mikroba; nilai pH; Pasar Tradisional Lakessi; SNI

References


Association Official Analitycal Chemistry [AOAC]. (2005). Official Method of Analysis. 18th Ed. Maryland (US): AOAC International.

Anggraeni, Y. (2005). Sifat Fisik Daging Dada Ayam Broiler Pada Berbagai Lama Postmortem di Suhu Ruang. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Arizona, R, E. Suryanto dan Y. Erwanto. (2011). Pengaruh konsentrasi asap cair tempurung kenari dan lama penyimpanan terhadap kualitas kimia dan fisik daging. Buletin Peternakan. 35 (1) : 50-56.

Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2008). SNI 2897:2008 tentang Metode Pengujian Cemaran Mikroba dalam Daging, Telur dan Susu, serta Hasil Olahannya. Departemen Pertanian, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2017). Rata-Rata Konsumsi per Kapita Seminggu Beberapa Macam Bahan Makanan Penting, 2007-2017. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id (Diakses 17 Agustus 2018)

Bintoro VP, Dwiloka B, Sofyan A. (2006). Perbandingan Daging Ayam Segar dan Daging Ayam Bangka dengan Memakai Uji Kimia dan Mikrobiologi. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis 4(31):259-267.

Badan Standardisasi Nasional (BSN). (1999). SNI 01-6160-1999 Rumah Pemotongan Unggas . Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.

BSN (Badan Standardisasi Nasional). (2009). SNI 01-7388-2009 tentang Batas maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan . Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.

Buckle RA, Edward GH, Fleet M, Wooton M. (1987). Ilmu Pangan. (Penerjemah H. Purnomo Adiono). UI Press. Jakarta.

Fardiaz, S. (2005). Analisis Mikrobiologi Pangan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Frazier, W. C. dan D. C. Westhoff. (1988). Food Microbiology 4thedition. Mc Graw Hill Book Company, New York.

Lawrie. (2003). Ilmu daging. (Penerjemah A. Parakkasi dan Yudha A). Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Lukman. (2010). Sifat Fisik dan Palatabilitas Bakso Daging Sapi dan Daging Kerbau pada Lama Postmortem yang Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Maulitasari, S.S. (2014). Identifikasi Cemaran Staphylococcus Aureus Pada daging Ayam yang Di Jual Di Pasar Tradisional dan Modern Di sekitar Kampus Institut Pertanian Bogor. Tesis. Fakultas Kedokteran. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soeparno. (2005). Ilmu dan Teknologi Daging. Edisi ke-4. Gadjah Mada University Press Yogyakarta.

Steel, R.G.D. dan J.H. Torrie. (1991). Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Biometrik. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. (Penerjemah B. Sumantri)

Van Laack R, Liu C-H, Smith M, Loveday H. (2000). Characteristics of pale, soft, exudative broiler breast meat. Poult Sci 79(7):1057-1061.

Yashoda K, Sachindra N, Sakhare P, RAO DN. (2001). Microbiological quality of broiler chicken carcasses processed hygienically in a small scale poultry processing unit. Journal of food quality 24(3):249-259




DOI: http://dx.doi.org/10.31850/jgt.v7i3.366

Article Metrics

Abstract view : 13 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Index by:

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JGT diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare.

Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91113

e-pos (surel): jgt@jurnalpertanianumpar.com