ANALISIS PENGARUH LIMBAH CAIR UREA YANG DIAPLIKASI SECARA LANGSUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI

Gusni Sushanti

Abstract


Limbah cair urea adalah limbah buangan dari pabrik pembuatan pupuk urea dalam bentuk cair. Pupuk urea merupakan salah satu kebutuhan dalam jumlah yang cukup besar bagi petani. Berdasarkan survei lapangan sering ditemukan distribusi pupuk urea pada masa tanam biasanya menghilang dari pasaran, sehingga para petani bercocok tanam hanya mengandalkan unsur hara yang masih tertinggal di dalam tanah. Akibatnya produksi yang dihasilkan semakin berkurang. Selain itu, harga pupuk urea semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi limbah cair urea terhadap pertumbuhan tanaman cabai. Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat untuk petani dimana limbah pupuk cair urea dapat dimanfaatkan secara langsung tanpa proses lebih lanjut sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan persediaan pupuk. Spesifikasi pupuk urea yang dipasarkan mengandung unsur hara nitrogen sebesar 46% dan merupakan pupuk yang mudah larut dalam air. Limbah cair urea masih mengandung urea sekitar 10%. Penelitian ini untuk melihat pengaruh pemanfaatan kembali larutan dengan kandungan urea 10% sebagai pupuk cair terhadap tanaman cabai dengan konsentrasi larutan; 0 g, 0.2 g, 0.35 g dan 0.5 g. Kemudian dilakukan pengamatan pada pertumbuhan dan jumlah cabai yang dihasilkan. Selain itu dilakukan analisis kandungan tanah. Hasil penelitian menunjukkan pemberian larutan urea pada konsentrasi 0.2 g memberi pengaruh terbaik terhadaptinggi tanaman dan jumlah buah cabai.

References


Boer, R.,B., Dasanto, D., Sucianti, Mulyani, A., Turyanti, A. dan Nasution, I. 2001. Identifikasi Kualitas Lahan Untuk Mendukung Perluasan Areal Pengembangan Sayuran: Studi Kasus Cabai dan Kentang di Kabupaten Bandung dan Sukabumi. Laporan hasil penelitian kerjasama IPB dengan PAATP Badan Litbang Pertanian. (Tidak dipublikasikan).

Decoteau, D.R. 2000. Vegetable Crops. Prentice Hall. Upper Saddllle River NJ, USA.

Fahrurrozi, Tarmizi, I., dan Hermawan, B. 2009. Evaluasi Berbagai Dosis Nitrogen untuk Teknik Produksi Tanaman Cabai yang Menggunakan Mulsa. Jurnal Bionatura, Vol. 11, No. 2. Bengkulu.

Hanafiah, K. 2005. Dasar–Dasar Ilmu Tanah. PT. Rajagrafindo Persada. Jakarta.

Ismunadji, M., Partohardjono, S., dan Basri, I.H. 1988. Evaluasi Hasil-Hasil Penelitian Pemupukan pada Tanaman Pangan dalam Pertemuan Teknis Hasil Penelitian Pengujian Penerapan Pola Insus. Cipanas, 29-31 Maret 1988.

Nurtika, N., dan Suwandi. 1993. Pengaruh Pupuk Nitrogen Pelepas Lambat CDU terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat. Jurnal Hortikultura 3 (3): 1-7.

Purnomo, J. 2003. Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Cabai pada Tanah Typic Hapludans di Cikembang, Sukabumi. Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Produktivitas Sayuran Dataran Tinggi. Bogor.

Santika, A. 2002. Agribisnis Cabai. Penebar Swadaya. Jakarta.

Tarigan. S., dan Wiryanta, W. 2007. Bertanam Cabai Hibrida Secara Intensif. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Wiryanta, B. 2002. Bertanam Cabai pada Musim Hujan. Agromedia Pustaka. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ABSTRACTING & INDEXING

       

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JGT diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare.

Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91113

e-pos (surel): jgt@jurnalpertanianumpar.com