APLIKASI TEKNOLOGI PEMANGKASAN DAN DINAMIKA PERTUMBUHAN DAUN KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis L) YANG DIBERI MULSA

Muh. Akhsan Akib, Kahar Mustari, Nur Ilmi, Resi Rosalina

Abstract


Suatu penelitian telah dilaksanakan selama tiga bulan di lahan sawah petani di desa Panincong, Kec. Marioriawa, Kab. Soppeng, Prov. Sulawesi Selatan, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi teknologi pemangkasan dan dinamika pertumbuhan daun kacang koro pedang (Canavalia ensiformis L) yang diberi mulsa. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial. Faktor pertama adalah pemberian mulsa terdiri dari tiga taraf yaitu: tanpa mulsa, mulsa sekam, mulsa jerami. Faktor kedua adalah pemangkasan yang terdiri dari dua taraf yaitu: tanpa pemangkasan dan pemangkasan daun. Peubah yang diamati adalah: jumlah daun, luas daun, jumlah stomata dilapisan adaxial dan abaxial daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pemangkasan mempengaruhi dinamika pertumbuhan daun tanaman kacang koro pedang khususnya pada luas daun dan jumlah stomata pada lapisan abaxial dan adaxial daun pada tanaman kacang koro pedang sedangkan pemberian mulsa mempengaruhi dinamika pertumbuhan daun tanaman kacang koro pedang khususnya pada jumlah daun.

Keywords


jumlah daun; luas daun; stomata; Canavalia ensiformis L.

References


Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (BALITKABI). 2016. Prospek Aneka Kacang Potensial: Koro Pedang sebagai Pengganti Kedelai. http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id.

Bambang, B., Santoso, dan Hariyadi. 2008. Metode Pengukuran Luas Daun Jarak Pagar. Magrobis. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 8(1):17-22.

Dewantari, R. P., N. E. Suminarti dan S. Y. Tyasmoro. 2015. The Effect Of Straw Mulch And Weeding Period On Growth And Yield Of Soybean (Glycine Max (L.) Merril). Jurnal Produksi Tanaman, 3(6): 487 – 495.

Haryanti. S. 2010. Pengaruh Naungan yang Berbeda terhadap Jumlah Stomata dan Ukuran Porus Stomata Daun Zephyranthes Rosea Lindl. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 18(1):41-48.

Hasanuddin. 2013. Model Arsitektur Pohon Hutan Kota Banda Aceh Sebagai Penunjang Praktikum Morfologi Tumbuhan. Jurnal Edubio Tropika. 1(1): 38-44.

Kholidin, M. , A. Rauf., H. N. Barus. 2016. Plant Growth and Yield Responses of Mustard (Brassica Juncea L) to Combined Organic and Inorganic Fertilizers, and Mulch In Palu Valley. e-J. Agrotekbis 4(1) :1- 7.

Kusuma, A. H Dan M. U. Zuhro. 2015. Pengaruh Varietas Dan Ketebalan Mulsa Jerami Padi Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Jur. Agrotechbiz 1(02):1-10.

Lumbanraja. P dan Tampubolon. B. 2015. Soil Tillages and Sugarcane Dregs Application as Mulches Enhanced Soil Porosity, Soil Water Holding Capacity and Yield of Soybeans (Glycine max L) on Simalingkar Ultisol). Prosiding Seminar Nasional- Peran Strategis Masyarakat, Dunia Usaha, Pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional. Fakultas Pertanian. Universitas HKBP Nommensen-Medan: 78- 89.

Nasruddin dan Hamidah Hanum (2015). Study of Mulching Effects on Soil Temperature, Soil Property ,and Growth of Patchouli (Pogostemon cablin Benth). J. Floratek 10: 69 – 78.

Salisbury, F.B dan C. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan (Jilid 2) terjemahan Diah R. Lukman dan Sumaryono. Institut Teknologi Bandung.

Sarawa., A. A. Anas, Asrida. 2014. Distribution Pattern of Photosynthate of Vegatatif Fase of Some Soybean Varieties on Acid Soil of Southeast Sulawesi. Jurnal Agroteknos. 4(1): 26-31.

Sayekti. R. S., D. Prajitno, Toekidjo. 2012. Characterization Eight Indigenous Accessions Of Cowpea (Vigna Unguiculata {L}. Walp) Origin Special Province Of Yogyakarta. Jurnal.ugm.ac.id.

Sinaga, Y. P. A., Razali., M. Sembiring. 2014. Evaluation Of Land Suitability For Rainfed Paddy Fields (Oryza sativa L.) In Muara Sub District North Tapanuli Regency. Jurnal Online Agroekoteknologi . 2(3): 1042 – 1048.

Suherman dan Kurniawan, E. 2015. Keragaman Stomata Daun Kopi pada Berbagai Pohon Penaung Sistem Agroforestri. Jurnal Galung Tropika, 4(1): 1-6.

Suherman, Millang, S., dan Asrul, L. 2016. Respon Morfofisiologi, Fenologi, dan Produksi Tanaman Kopi Terhadap Berbagai Naungan dalam Sistem Agroforestri di Kabupaten Enrekang. J. Sains & Teknologi, 16(2): 197-202.

Suherman, Rahim, I., dan Akib, M.A. 2012. Aplikasi Mikoriza Vesikular Arbuskular Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merrill). Jurnal Galung Tropika, 1(1): 1-6.

Sumajow, A. Y. M., Johannes E. X. Rogi., Selvie Tumbelaka. 2016. Pengaruh Pemangkasan Daun Bagian Bawah Terhadap Produksi Jagung Manis (Zea Mays Var. Saccharata Sturt). Jurnal Ase. 12(1a): 65 – 72.

Sundari, Titik, dan Atmaja, R, Priya. 2011. Bentuk Sel Epidermis, Tipe dan IndeksStomata 5 Genotipe Kedelai pada Tingkat Naungan Berbeda. Jurnal Biologi Indonesia 7 (1): 67-79.

Windusari. Y., N. A. P. Sari., I. Yustian., H. Zulkifli. 2012. Estimation of Carbon Biomass From The Understorey and Litter Vegetation At Tailings Deposition Area Of PT Freeport Indonesia. Biospecies, 5(1): 22-28.

Yusuf. M. F. B., P. Yudono., S. Purwanti. 2015. Effect Organic Mulching On Plant Growth And Yield On Three Cultivars Green Bean (Vigna Radiata L. Wilczek) Of Seed In Coastal Land. Vegetalika. 4(3): 85-97.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ABSTRACTING & INDEXING

       

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.