ANALISIS USAHA TANI PADI PADA LAHAN ALIH FUNGSI LAHAN KAKAO MENJADI LAHAN SAWAH DI KABUPATEN LUWU TIMUR SULAWESI SELATAN

Sitti Khadijah Yahya Hiola

Abstract


Produktivitas padi semakin sulit ditingkatkan karena berbagai faktor sehingga pemerintah melakukan upaya peningkatan luas panen padi melalui pencetakan sawah baru. Hal ini menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan di beberapa daerah, seperti alih fungsi dari lahan kakao ke lahan sawah di Kabupaten Luwu Timur. Lahan dialihfungsikan karena tanaman kakao tidak produktif lagi dan mengalami penurunan produksi bahkan hampir sama sekali tidak berproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis usahatani padi pada lahan sawah yang berasal dari  alih fungsi lahan kakao. Lokasi penelitian di Desa Jalajja Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur. Populasi penelitian sebanyak 180 orang dan pengambilan sampel dilakukan dengan stratified random sampling sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi seperti lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska, pestisida, dan tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi padi pada lahan alihfungi lahan kakao. Secara parsial hanya 2 faktor produksi yang berpengaruh nyata yaitu benih dan tenaga kerja. Rata-rata pendapatan petani sebelum alih fungsi lahan sebesar Rp. 191.306,33 perbulan. Pendapatan ini meningkat setelah alih fungsi lahan menjadi sebesar Rp. 960.947,83. Hal ini menunjukkan alihfungsi lahan dari lahan kakao ke lahan padi sawah di Desa Jalajja Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur dapat meningkatkan pendapatan petani.

References


Asmin dan Dahya, (2015). Kajian Dosis Pemupukan Urea dan Phonska Produksi Jagung Pada Lahan Kering. Prosiding Seminar Nasional Serelia Hal 321-326, Balai Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara, Kendari.

Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan [BPS], (2010). Sulawesi Selatan Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan. Makassar

Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur, (2015). Luas Lahan Sawah Menurut Kecamatan dan Jenis Pengairan di Kabupaten Luwu Timur. https://luwutimurkab.bps.go.id/statictable/2016/10/13/9/luas-lahan-sawah-menurut-kecamatan-dan-jenis-pengairan-di-kabupaten-luwu-timur-2015.html

Hastuty, Sri., (2017). Identifikasi faktor pendukung lahan pertanian. Prosiding Seminar Nasional, 03(1), 253-352

Puspitasari Anneke. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Pertanian Dan Dampaknya Terhadap Pendapatan Petani (Studi Kasus Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang). Departemen Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan. Fakultas Ekonomi Dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor.Bogor

Purba, Dewanto, (2012). Praktek Lapang Mekanisasi Pertanian : Pemanenan dan Perontokan Gabah Padi. http://wawanpurbasidadolog.com

Soekartawi,(2003). Teori Ekonomi Produksi. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sodikin, Dian Mochammad. (2015). Kajian Persepsi Petani dan Produksi Penggunaan Benih Bersertifikat dan Non Sertifikat Pada Usaha Tani Padi (Studi Kasus Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember). Skripsi. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Universitas Jember.




DOI: http://dx.doi.org/10.31850/jgt.v8i1.395

Article Metrics

Abstract view : 16 times
ARTICLE (Indonesian) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Index by:

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JGT diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare.

Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91113

e-pos (surel): jgt@jurnalpertanianumpar.com