ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN PEMANGKASAN

Usman Usman, Iradhatullah Rahim, Abdul Azis Ambar

Abstract


Tujuan penelitian untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman kacang koro pedang pada berbagai konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan waktu pemangkasan.Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak tiga kali. Petak utama adalah konsentrasi POC (C) terdiri dari empat taraf, yaitu: 0 ml/l air (C0), 10 ml/l air (C1), 20 ml/l air (C3) dan 30 ml/l air (C4). Sedangkan anak petak adalah waktu pemangkasan terdiri dari tiga taraf, yaitu: tanpa pemangkasan (P0), 30 hari setelah tanam (hst) (P1) dan 60 hst (P2), yang dilanjutkan dengan uji BNT jika perlakuan berpengaruh nyata.Hasil percobaan menunjukkan Indeks Luas Daun (ILD), Laju Asimilasi Netto (LAN), Laju Tumbuh Pertanaman (LTP), dan produksi tertinggi tanaman kacang koro pedang diperoleh pada konsentrasi POC 30 ml/l air. Waktu pemangkasan yang memberikan hasil tertinggi pada pertumbuhan dan produksi tanaman kacang koro pedang adalah 60 hst. Interaksi antara POC dan pemangkasan yang memberikan hasil terbaik adalah konsentrasi POC 30 ml/l air dan pemangkasan saat tanaman berumur 60 hst, dengan produksi 3,9 ton/ha.

References


Anonim.2012. Penyakit Embun Tepung dan Embun Bulu.http://kliniktaniorganik.com. (diakses pada tanggal 04 Agustus 2012).

Baskara. 2011. Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Kacang Jenis Pelanduk dan Gajah. http://baskara90.wordpress.com. (diakses pada tanggal 04 Agustus 2012).

Dahlia. 2001. Petunjuk Praktikum Fisiologi Tumbuhan.UM Press: Malang.

Fitriasari, R.M. 2010.Kajian Penggunaan Tempe koro Benguk (Mucuna pruviens) dan Koro Pedang (Canavalia ensiformis) dengan Perlakuan Variasi Pengecilan Ukuran (pengirisan dan Penggilingan) Terhadap Karakteristik Kimia dan Sensoris Nugget Tempe Koro. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Gardner, F. P., R. B. Pearce dan R. L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Gustiningsi, D. dan Dian Andrayani.2011. Potensi Koro Pedang (Canapalia ensiformis) dan Saga Pohon (Aghenenthara povonina) Sebagai Alternatif Subtitusi Bahan Baku Tempe.Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Hardjowigeno, S. 1995. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo, Jakarta.

Hidayat, R. 2005. Pengaruh Pemangkasan Produksi dan Kombinasi Dosis Pupuk Buatan terhadap Pertumbuhan dan Pembungaan Tanaman Mangga (Mangifera indica L.) Cv. Arumanis. Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional. Jawa Timur.

Indrakusama. 2000. Proposal Pupuk Organik Cair Supra Alami Lestari. PT. Surya Pratama Alam.Yogyakarta.

Lestari,G.H., Solichatun dan Sugiyarto (2008). Pertumbuhan, Kandungan Klorofil, dan Laju Resfirasi Tanaman Garut (Maranta arundinacea L.) setelah Pemberian Asam Giberelat (GA3). Bioteknologi5 (1): 1-9, Mei 2008, ISSN: 0216-6887. Jurusan Biologi FMIPA UNS Surakarta

Meirina,T. Darmawanti, S. dan Haryanti, S. (2009). Produktivitas Kedelai (glycine max (l.) Merril var. Lokon) Yang Diperlakukan dengan Pupuk Organik Cair Lengkap Pada Dosis dan Waktu Pemupukan yang Berbeda.Lab. Biologi Struktur Dan Fungsi Tumuhan, Jurusan Biologi MIPA UNDIP

Mapegau. 2007. Pengaruh Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau. Agripura Vol. 3 No.2 Desember 2007.

Nasution, A, S. 2009.Hubungan Faktor Iklim dengan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman.http://sanoesi.wordpress.com. (diakses pada tanggal 04 Agustus 2012).

Parman, S. 2007. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum tuberosum L.).Buletin Anatomi dan Fisiologi Vol. XV, No. 2, Oktober 2007.

Raden, I. 2009. Hubungan Arsitektur Tajuk dengan Fotosintesis Produksi dan Kandungan Minyak Jarak (Jatropha cuicas L).Sekolah Pasca Sarjana IPB Bogor.

Rizqiani, F.N. Erlina A. dan Nasih WY. 2007. Pengaruh Dosis dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Dataran Rendah. Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol. 7 No. 1.

Sumarsono, S. 2008. Analisis kuantitatif pertumbuhan Tanaman kedelai (Soy beans)(Growth Quantitaive Analysis of Soy beans).Project Report. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro.

Sutedjo, M. M dan A. G. Kartasapoetra. 1993. Pupuk dan Cara pemupukan. Bhineka Cipta. Jakarta.

Sutrisno, B. 2011.Pengaruh Intensitas Cahaya dan Suhu terhadap Laju Fotosintesis.http://bambangsutrisno46.blogspot.com. (diakses pada 2 Agustus 2012).

Suwandi dan N, Nurtika.1987. Pengaruh Pupuk Biokimia “Sari Humus” pada Tanaman Kubis. Buletin Penelitian Hortikultura.


Article Metrics

Abstract view : 239 times
ARTICLE (Indonesian) - 1486 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Index by:

       

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JGT diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare.

Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91113

e-pos (surel): jgt@jurnalpertanianumpar.com