APLIKASI TRICODERMA SP. DAN STREPTOMYCES SP. TERHADAP PRODUKSI BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.)

Dian Utami Zainuddin, Suryani Dewi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Trichoderma sp., dan Streptomyces sp., terhadap produksi tanaman bawang putih. Tujuan penelitian adalah mendapatkan kombinasi pupuk hayati yang baik untuk budidaya tanaman bawang putih lokal Indonesia. Penelitian dimulai dengan membuat suspensi dengan cara mengambil inokulan Trichoderma sp., dan Streptomyces sp., menggunakan ose, kemudian dimasukkan ke dalam medium cair dan diinkubasi selama 5 hari. Inokulasi Trichoderma sp., dan Streptomyces sp., dilakukan dengan cara dituangkan ke daerah lubang tanam tanaman bawang putih masing-masing 5 mL yang sesuai dengan perlakuan yang terdiri dari control (tanpa suspensi); pemberian suspensi Tricoderma sp.; suspense Streptomyces sp.; dan (Tricoderma sp. + Streptomyces sp). Data dianalisis menggunakan uji F, perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat kering umbi, dan diameter umbi. Rerata tertinggi pada semua parameter pengamatan terdapat pada perlakuan cendawan Tricoderma sp.+ Streptomyces sp., sedangkan rerata terendah pada perlakuan tanpa pemberian suspensi cendawan untuk semua parameter pengamatan yang dilakukan.

This study aims to determine the effect of Trichoderma sp., And Streptomyces sp., On the production of garlic plants. The research objective was to obtain a combination of biological fertilizers, which are suitable for the cultivation of local Indonesian garlic plants. The study was started by making a suspension by taking the inoculant Trichoderma sp., And Streptomyces sp., Using ose, then put it in a liquid medium and incubated for 5 days. Inoculation of Trichoderma sp., And Streptomyces sp., was done by pouring it into the planting hole area of 5 mL each of the garlic plants according to the treatment consisting of control (without suspension); giving suspension of Trichoderma sp .; Suspense Streptomyces sp .; and Trichoderma sp. + Streptomyces sp. Data were analyzed using the F test, treatments that had a real effect were further tested with the Least Significant Difference Test at the 5% level. The results showed that the treatment significantly affected plant height, dry tuber weight, and tuber diameter. The highest average for all observation parameters was found in the fungus Trichoderma sp. + Streptomyces sp., While the lowest average was in the treatment without the fungal suspension for all parameters of the observation.


Keywords


Cendawan; bawang putih; Trichoderma sp; Streptomyces sp.

References


BPS. 2020. Produksi Tanaman Sayuran Bawang Putih (Ton) Indonesia Tahun 2019. https://www.bps.go.id/site/chartResultTab. Diakses 15 Juni 2020.

Correa, M. F. & V. C. Anzola, 2016. Actinobacteria-Basics and Biotechnological Applications. (Online), (https://www.intechopen. com/books/actinobacteria-basics-and-biotechnological-applications/actinobacteria-as-plant-growth-promoting-rhizobac teria, diakses 29 Juni 2020 di Makassar).

Dwiastuti. ME., Fajri. MN. & Yunimar. 2015. Potensi Trichoderma spp. sebagai Agens Pengendali Fusarium spp. Penyebab Penyakit Layu pada Tanaman Stroberi (Fragaria x ananassa Dutch.). Universitas Brawijaya.

Marchena, L. A. & W. R. Méndez. 2016. Molecular Identification of Trichoderma spp. in Garlic and Onion Fields and In Vitro Antagonism Trials on Sclerotium cepivorum. Revista Brasileira de Ciência do Solo, 40, 1-9.

Mardiyanto, T. C. & R. Pangestuti. 2018. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Respon Petani terhadap Teknologi Budidaya Bawang Merah Ramah Lingkungan di Kabupaten Tegal. Jurnal Agritexts, 42(2), 106-118.

Noegraha, A. 2015. Penggunaan Pupuk Hayati Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.). Institut Pertanian Bogor.

Nurkanto, N. & A. Agusta. 2015. Identifikasi Molekular dan Karakterisasi Morfo Fisiologi Actinomycetes sp. Penghasil Senyawa Antimikroba. Jurnal Biologi Indonesia, 11(2), 195-203.

Raminda, A. Y. 2018. Pengaruh Aplikasi Pupuk Hayati dan Konsentrasi Pupuk Pelengkap Alkalis Terhadap Respirasi Tanah pada Pertanaman Bawang Putih (Allium sativum L.) Ketinggian 500 Mdpl Kabupaten Tanggamus. Universitas Lampung.

Sastrahidayat, I.R., S. Djauhari, N. Saleh, & A. Muhibuddin. 2011. Control Of “Damping Off” Disease Caused By Sclerotium rolfsii Sacc. Using Actinomycetes And Vam Fungi On Soybean In The Dry Land Based On Microorganism Diversity Of Rhizosphere Zone. Agrivita 33(1): 40-46.

Valli, S.,Sugasini S., Aysha O.S., Nirmala P., Vinoth K.P., & Reena A. 2012. Antimicrobial Potential of Actinomycetes sp. Species Isolated from Marine Envvironment. Asian Pasific Journal of Tropical Biomedicine. 469-473.

Wang, J., L. Shi , D. Wang, L. Li , G. J. Loake, X. Yang & J. Jiang (2019). White Rot Disease Protection and Growth Promotion of Garlic (Allium sativum) by Endophytic Bacteria. Plant Pathology. 68. 1543–1554.

Yudha, M.K., L. Soesanto, & E. Mugiastuti. 2016. Pemanfaatan empat isolat Trichoderma sp. untuk mengendalikan penyakit akar gada pada tanaman caisin. Jurnal Kultivasi, 15(3), 143-149.

Yusmalinda & Ardian. 2017. Respon Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dengan Pemberian Beberapa Dosis Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). JOM Faperta, 4(1), 1-10.




DOI: http://dx.doi.org/10.31850/jgt.v9i3.687

Article Metrics

Abstract view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Index by:

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JGT diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare.

Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91113

e-pos (surel): jgt@jurnalpertanianumpar.com