ANALISIS KETERSEDIAAN C-ORGANIK DI LAHAN KERING SETELAH DITERAPKAN BERBAGAI MODEL SISTEM PERTANIAN HEDGEROW

Authors

  • Sukmawati Sukmawati

DOI:

https://doi.org/10.31850/jgt.v4i2.103

Abstract

Lahan kering memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian baik tanaman pangan, hortikultura, maupun tanaman perkebunan. Bahan organik merupakan salah satu faktor pembatas yang sangat berperan untuk menambah hara dan sebagai penyangga hara di lahan kering. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis  kandungan C-organik tanah di lahan kering setelah diterapakan berbagai model sistem pertanian hedgerow. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada 4 sistem pertanian, yaitu: (S1) sistem monokultur rambutan; (S2) sistem pertanian terpadu hedgerow Rambutan – Gamal; (S3) sistem pertanian hedgerow terpadu Rambutan – Gamal – jagung; (S4) Sistem Pertanian hedgerow terpadu Rambutan – jagung – gamal – rumput gajah – ternak kambing dan biogas. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tana Karaeng Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Analisis Tanah dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin Makassar. Variabel pengamatan adalah kandungan C-organik tanah. Hasil analisis dinilai secara deskriptif dengan membandingkan hasil uji analisis tanah pada berbagai system pertanian hedgerow. Hasil penelitian menunjukkan perlakuansistem pertanian hedgerow rambutan – jagung – gamal – rumput – ternak dan biogas  dan system pertanian hedgerow rambutan – gamal – jagung memberikan hasil terbaik terhadap kandungan C–organik pada lahan kering.

References

Arsyad, 2009. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press. Bogor.

Handayanto, 1994. Nitrogen Mineralization From Legume Tree Prunings Of Different Quality. PhD thesis University of London, 230 p.

Hartatik, W. dan Widowati L.R., 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Bogor.

Reintjes, C., Haverkort, B., dan Bayer, W. 1992. Pertanian Masa Depan. Yogyakarta. Penerbit Kanisius.

Rosmarkam A. dan Yuwono N.W, 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Yogyakarta Penerbit Kanisisus.

Sukmawati. 2013. Produktivitas dan Pendapatan Usaha Tani Lahan Kering pada Berbagai Sistem Pertanian Terpadu. Tesis Program Pascasarjana. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Suprayogo, D., Hairiah, K., Noordwijk, M.V., Wijayanto, N., dan Sunaryo 2003. Peran Agroforestri pada Skala Plot. Bogor. World Agroforestry Centre (ICRAF).

Young, A., (1989). Agroforestry For Soil Conservation. CAB International Wallingford. (International Council for Research in Agroforestry).

Published

04-06-2015

Issue

Section

Articles