Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Kacang Tanah pada Jarak Tanam dan Macam Pengendalian Gulma

Kharis Triyono, Priyono Priyono, Wahyu Agustina

Abstract


Penelitian ini bertujuan mencari teknologi terpadu untuk mendapatkan jarak tanam optimum dan macam pengendalian gulma yang efektif pada berbagai varietas yang didasarkan pendekatan hasil tanaman kacang tanah. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang disusun secara Faktorial , terdiri dari 3 faktor yaitu  Faktor ke  1  jarak tanaman 30 x 10 cm, dan 40 x 10 cm. Faktor ke 2 adalah macam pengendalian gulma, yaitu disiangi dua kali pada 21 dan 42 hari setelah tanam/HST dan penggunaan herbisida glifosfat 1,44 kg b.a per hektar . Faktor ke 3 varietas kacang tanah, yaitu varietas Jepara, Kelinci, dan Panter. Semua perlakuan diulang 3 kali. Data  yang  diperoleh  dianalisis  dengan  analisis  ragam  dan dilanjutkan  dengan  Uji Jarak berganda Duncan dengan  taraf  signifikan  5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jarak tanam secara mandiri berpengaruh nyata pada semua parameter yang diamati, perlakuan macam pengendalian gulma secara mandiri berpengaruh nyata pada semua parameter kecuali berat biji per petak, perlakuan varietas berpengaruh nyata pada semua parameter kecuali berat kering brangkasan. Interaksi jarak tanam dan macam penyiangan gulma berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan kecuali berat kering brangkasan.

 

ABSTRACT

This study aimed was to find an integrated technology to obtain optimum spacing and effective weed control on various varieties based on the peanut yield approach. The design used was a Completely Randomized Block Design arranged in a factorial manner, consisting of 3 factors: Factor 1, plant spacing of 30 x 10 cm, and 40 x 10 cm. The second factor was the type of weed control, which was weeded twice at 21 and 42 days after planting, and the use of the herbicide glyphosate 1.44 kg b.a per hectare. The third factor is the variety of peanuts, namely the Jepara, Kelinci, and Panter varieties. All treatments were repeated 3 times. The data obtained were analyzed by analysis of variance and continued with Duncan's Multiple Distance Test with a significant level of 5%. The results showed that the independent spacing treatment significantly affected all observed parameters. The weed control significantly affected all parameters except seed weight per plot, and varieties treatment significantly affected all parameters except the dry weight of the stover. Interaction between planting distance and weeding type had a significant effect on all observation parameters except the dry weight of the stover.

 


Keywords


Kata kunci : jarak tanam; gulma ; varietas ; kacang tanah; penyiangan.

References


Alfandi & Dukat. (2007). Budidaya Kacang-kacangan. Kanisius, Yogyakarta.

Aisyah, Y. & Herlina, N. (2018). Pengaruh jarak tanam jagung manis (Zea mays L. var. saccharata) pada tumpangsari dengan tiga varietas tanaman kedelai (Glycine max L.). Jurnal Produksi Tanaman, 6(1), 66-75.

Dinarto, W. dan D. Astriani,. (2012). Produktivitas Kacang Tanah di Lahan Kering Pada Berbagai Intensitas Penyiangan. Jurnal Agri Sains. 3 (4) : 40-41.

Erliyana,E.,D.R.J Sembodo dan S.D Utomo. (2015). Kompetisi Jenis dan Kerapatan Gulma terhadap pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L) Varietas Hypoma 2. Jurnal Agrotek Tropika 3(3) . 321 – 326

Gustandi,Y.,Chairul dan Z.Syam. (2014). Pemberian Mulsa Jerami Padi (Oryza sativa). Terhadap Gulma dan Produksi Tanaman Kacang kedelai(Glycine max L . Merr) Jurnal Biologi Universitas Andalas (J.Bio UA) 3(1). 73 - 79.

Hasanuddin, Gina, E. & Safmaneli., (2012). Pengaruh persaingan gulma Synedrella nodiflora L. Gaertn. pada berbagai densitas terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Jurnal Agrista 16(2), 146- 150.

Herawati, N., Sudarto & Erawati, B.T.R. (2014). Kajian Variasi Jarak Tanam terhadap Produktivitas Kacang Tanah di Lahan Kering. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. pp. 679-686.

Hidayati dan Masud. (2013). Pertumbuhan gulma dan hasil kacang tanah pada berbagai kerapatan tanam. Journal Agroland 20 (2) : 95-96.

Kasno, A. (2007). Strategi pengembangan Kacang tanah di Indonesia. Peningkatan Produksi Kacang-kacangan dan Umbi-umbian Mendukung Kemandirian Pangan. Bogor. Balitbang Pertanian. Pusat Penelitian Tanaman Pangan. Hal 69m - 87

Kasno, A., A. Winarto, dan Sunardi. (Eds). (1993). Kacang Tanah. Departemen Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Balai Penelitian Tanaman Pangan. Malang. 315 hal.

Kementan RI (2020) Data Lima Tahun Terakhir. Produksi, luas panen dan produktivitas Palawija di Indonesia 2014-2018. https://www.pertanian.go.id/Data5tahun/TPATAP-2017(pdf)/01-PalawijaNasional.pdf diakses tanggal 5 Januari 2020 pukul 11.12 wib.

Kilkoda, A.K., Nurmala, T. & Widayat, D. (2015). Pengaruh keberadaan gulma (Ageratum conyzoides dan Boreria alata) terhadap pertumbuhan dan hasil tiga ukuran varietas kedelai (Glycine max L. Merr) pada percobaan pot bertingkat. Jurnal Kultivasi, 14(2), 1-8.

Korav,S., V.Ram, L.I.P Ray, R.Krisnapa, NJ Singh, dan Premaradhya. 2018. Weed Pressure on Growth and Yield of Groundnut (Arachis hypogaea L) in Maghalaya, India. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences 7 (3) 2852 - 2858

Lindung, Sahat Martua Marbun dan H. Thamrin Sebayang. (2019). Pengaruh Waktu Penyiangan Gulma terhadap Pertumbuhan dan Hasil beberapa Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Jurnal Produksi Tanaman. Vol. 7 No. 6, Juni 2019: 1023–1031

Mayadewi. N. N. A. (2007). Pengaruh jenis pupuk kandang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan gulma dan hasil jagung manis. Jurnal Agritrop, 26(4), 153–159

Moenandir, J. M.D. Maghfoer dan A. Sulaiman (1996). Periode Kritis Kacang Tanah terhadap Gulma. Risalah Seminar Nasional Prospek Pengembangan Agribisnis Kacang Tanah di Indonesia. Nomor 7-1996. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian Malang. 237-245.

Murrinie, E. D. (2010). Analisis Pertumbuhan Tanaman Kacang Tanah dan Pergeseran Komposisi G ulma Pada Frekuensi Penyiangan dan Jarak TanamYang Berbeda. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus.

Purba, E. 2009. Keanekaragaman Herbisida Dalam Pengendalian Gulma Mengatasi Populasi Gulma Resisten dan Toleran Herbisida. Pidato Pengukuhan Guru Besar USU. Medan.

Rahmawati (2017). Pengaruh Beberapa Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah Varietas Kelinci (Arachis hypogaea L.). Jurnal Pertanian Faperta UMSB. 1(1):10-16

Sembodo, D.R.J. (2010). Gulma dan Pengelolaannya. Graha Ilmu. Yogyakarta. 166 p.

Trustinah. (1993). Biologi Kacang Tanah. Hal 9-30. Dalam: A. Kasno, A. Winarto dan Sunardi (Eds.). Kacang Tanah: Monograf Balittan Malang No 12. Malang.

Umiyati dan D. Kurniadie. (2016). Pergesaran populasi gulma pada olah tanah dan pengendalian gulma yang berbeda pada tanaman kedelai. Jurnal Kultivasi. 15 (3): 151-153.

Utomo, W., Astiningrum, M. & Susilowati, Y.E. (2017). Pengaruh mikoriza dan jarak tanam terhadap hasil tanaman jagung manis (Zea mays Var. Saccharata Sturt). Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika (Journal of Tropical and Subtropical Agricultural Science, 2(1), 28-33.

Zimdahl, R.L.(1993). Fundamental of Weed Science. Academik Press, Inc San Diego.




DOI: http://dx.doi.org/10.31850/jgt.v10i3.794

Article Metrics

Abstract view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Index by:

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JGT diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare.

Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91113

e-pos (surel): jgt@jurnalpertanianumpar.com