PENGARUH PARTIKEL LUMPUR TERHADAP TINGKAT KONSUMSI PAKAN UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DALAM WADAH TERKONTROL

Hasniar Hasniar

Abstract


Udang windu merupakan salah satu sumber daya perikanan yang potensial untuk dikembangkan karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.  Kekeruhan air tambak merupakan salah satu faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan udang windu. Kekeruhan air  dapat menutupi insang udang windu sehingga mengganggu pernapasan dan dapat menghalangi masuknya sinar matahari di dalam tambak yang dibutuhkan oleh fitoplankton untuk proses fotosintesa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi partikel lumpur terhadap konsumsi pakan alami udang windu di dalam tambak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan hewan uji benih udang windu kisaran berat 0,04 – 0,13 g/ekor , jumlah udang uji setiap wadah 10 ekor dengan kepadatan 5 ekor/liter. Pakan yang diberikan adalah Artemia salina dengan kepadatan 20 ekor/ml air. Konsentrasi partikel lumpur yang digunakan adalah 0 ppm, 25 ppm, 50 ppm dan 75 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan jumlah pakan yang dikonsumsi oleh  udang windu pada setiap perlakuan. Konsentrasi partikel lumpur yang lebih tinggi mengakibatkan tingkat konsumsi pakan  udang windu lebih sedikit.  Hasil pengamatan konsumsi pakan setiap perlakuan adalah : A (rata-rata 9,5 ekor/ml/hari), B (rata-rata 9,2 ekor/ml/hari), C (rata-rata 8,7 ekor/ml/hari) dan D (rata-rata 7,9 ekor/ml/hari). Konsentarsi partikel lumpur 0  –  75 ppm yang dicobakan hanya berpengaruh negatif terhadap konsumsi pakan dan pertumbuhan tapi tidak berpengaruh pada tingkat kelangsungan hidup udang windu.


References


Ahmad, T., 2000. Peubah Penting Mutu Air Tambak Udang. Budidaya Udang Intensif. Balai Penelitian Budidaya Pantai Maros, Sulawesi Selatan.

Boyd, C.E and Litchkopper., 1989. Water Quality Management in Pond Fish Culture. Res and Dev. Series No.54. International Center for Agricultural Experiment Station.

Cholik, F. and Poernomo., 2001. Pengelolaan Mutu Air Tambak Untuk Budidaya Udang Windu. Makalah Budidaya Udang Secara Intensif. P.T.Kalorin Kreasi Bahang, Jakarta.

Dahril, T. dan Ahmad, M., 2003. Biologi Udang Windu yang di Budidayakan di Tambak. Makalah Seminar Agribisnis Udang. Pemerintah Daerah Riau.

Manik, R. dan Mintardjo., 1999. Kolam Ipukan. Pedoman Pembenihan Udang Penaeid. Direktorat Jenderal Perikanan. Departemen Pertanian. Jakarta.

Manik, R., Isyono, B. Dan Iskandar., 2008. Makanan Udang dan Ikan. Proyek Pengembangan Budidaya Tambak. Departemen Pertanian. Direktorak Jenderal Perikanan, Jakarta.

Nybakken, J.W., 2002. Biologi Laut. Suatu Pendekatan Ekologis. PT. Gramedia, Jakarta.

Poernomo, A., 1998. Faktor Lingkungan Dominan pada Budidaya Udang Intensif. Bertambak Udang Windu. Bunga Rampai, Makassar.

Salahuddin., 2000. Pengaruh Partikel Lumpur Terhadap Produktivitas Primer dan Kelimpahan Fitoplankton pada Berbagai Tingkat Salinitas Dalam Pemeliharaan Udang Windu. Fakultas Perikanan, Universitas Muslim Indonesia, Makassar.

Syamsuddin, R., Yunus, T dan Dody, D.T., 1999. Pengaruh Partikel Lumpur Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Udang Windu pada Tingkat Salinitas Berbeda. Jurusan Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar.




DOI: http://dx.doi.org/10.31850/jgt.v3i2.74

Article Metrics

Abstract view : 47 times
ARTICLE (Indonesian) - 141 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Index by:

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JGT diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare.

Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91113

e-pos (surel): jgt@jurnalpertanianumpar.com